Akses Obatpedia : Gejala, Tanda, Diagnosis, Penunjang, Tatalaksana 220 Penyakit
- Astigmat Miop Simpleks (C- saja)
- trial dengan S+ pasien mengatakan kabur
- S+ digabugn S- , pasien mengatakan rasanya sama seperti tidak menggunakan kacamata
- S+ diambil, jadi menyisakan S- , masih kabur juga
- bukan hipermetrop dan bukan miopia nih
- sejak awal tidak ada kemajuan apapun baik dengan S+ maupun S-
- kita pinhole saja untuk memastikan apakah ini kelainan refraksi atau bukan
- pasien di pinhole (tanpa menggunakan lensa apapun)
- setelah pinhole, ternyata pasien bisa sampai 6/6
- maka fix ini adalah kelainan refraksi, berupa astigmatism (membutuhkan lensa C)
- maka perlu fogging
- lakukan fogging dengan cara
- sejak awal tidak ada lensa S yang terpasang
- fogging dengan S+ (kalau untuk OSCE minimal ambil S+ 0,5)
- fogging lens jangan terlalu kuat, bisa menyebabkan seluruh kipas tampak kabur semua ["sampai visus berkurang 2 baris pada snellen" tapi masalahnya sejak baris pertama pasien nggk bisa baca, baris pertama kabur, mau berkurang 2 baris yang mana? :'( ]
- setelah lensa fogging terpasang, minta pasien memilih mana kipas yang terlihat paling jelas (misalkan paling jelas 90 derajat)
- maka axis pasien adalah 90 derajat + 90 derajat = 180 derajat
- ambil lensa C- , pasang di depan lensa fogging + atur aksisnya
- tanyakan pasien apakah semua kipas terlihat semakin jelas? (jika tidak maka ganti ke C+)
- kita anggap dengan C- pasien mulai melihat kipas secara keseluruhan semakin jelas, maka tambah power C- hingga seluruh kipas tampak jelas semua
- lepas lensa foggingnya (S+)
- lanjutkan pembacaan snelen chart dengan C- (untuk S+ sudah diambil)
- pasien akhirnya bisa membaca hingga 6/6
- kesimpulan akhir pasien adalah astigmat miopia simpleks
- kalau misalkan dengan C- visus belum bisa mencapai 6/6 maka tambahkan lensa S+ atau S- yang membuat pasien bisa tercapai 6/6 (artinya nanti astigmantnya bukan simpleks, jatohnya nanti kompositus atau bahkan mixtus)
Social Media