BLANTERORIONv101

Konseling CEA Keluarga

Catharsis, Education, & Action (Komunikasi Klinik)

4 Langkah Catharsis

Mengeluarkan perasaan pasien melalui 3 Pertanyaan (P) + 3 Pertanyaan (K) + 1 Merangkum + 1 Koreksi:
  • 1. Pikiran: Apa yang dipikirkan oleh pasien setelah mengetahui kondisi penyakitnya / diagnosisnya?
  • 2. Perasaan: Bagaimana perasaan pasien saat ini?
  • 3. Alasan: Kenapa merasa takut / sedih / khawatir?
  • 4. Keterlibatan Keluarga:
    • 4A. Dampak: Tanyakan kepada keluarga, apa dampak yang dirasakan oleh keluarga semenjak pasien (ibu / bapak) terdiagnosis penyakit ini?
    • 4B. Perasaan: Tanyakan kepada keluarga, perasaan keluarga bagaimana setelah mengetahui kondisi pasien (bapak / ibu)?
    • 4C. Kekhawatiran: Tanyakan kepada keluarga, apa ketakutan / kekhawatiran terbesar keluarga terkait penyakit pasien (bapak / ibu)?
  • 5. Simpulan: Simpulkan perasaan dan ECM (Emotionally Critical Misperception) "pasien dan keluarganya" → kesalahpahaman yang menyebabkan tekanan emosi atau kecemasan.
  • 6. Koreksi ECM: Meluruskan kesalahpahaman emosional "pasien dan keluarga".

4 Langkah Education

Gunakan bahasa yang sederhana, analogi, serta berikan dasar ilmiah / EBM.
  • 1. Definisi: Awali dengan pertanyaan, "Bapak/Ibu sudah tahu tentang...?"
  • 2. Etiologi: Awali dengan pertanyaan, "Bapak/Ibu sudah tahu tentang...?"
  • 3. Gejala, Tanda, dan Komplikasi: Awali dengan pertanyaan, "Bapak/Ibu sudah tahu tentang...?"
  • 4. Terapi: Awali dengan pertanyaan, "Selama ini Bapak/Ibu apakah sudah ada obat yang dikonsumsi?" Jika sudah ada, motivasi pasien untuk tetap mengonsumsi dan jelaskan tentang obat tersebut. Jika belum, jelaskan dari awal tentang obatnya kepada pasien.

Action

  • 1. Jelaskan Pengelolaan Penyakit (bersamaan antara pasien dan keluarga): Jelaskan *lifestyle* yang sehat (menyebutkan poin-poin yang sesuai dengan penyakit pasien) serta ulangi kembali secara singkat mengenai obat. Kalimat penutupnya adalah "maka komplikasi bisa dicegah".
  • 2. Tawarkan Bantuan & Pilihan Terapi: "Dari bapak/ibu serta keluarga, kira-kira apa yang bisa saya bantu dan terapi seperti apa yang bapak ibu inginkan?" (luruskan jika ada pengetahuan yang kurang tepat kemudian jelaskan opsi-opsi terapinya).

Goal Pasien + Keluarga

  • 1. Harapan Pasien: "Apa harapan bapak / ibu terhadap keluarga?"
  • 2. Harapan Keluarga: "Apa harapan keluarga terhadap pasien (bapak / ibu)?"

Closing dan Follow Up

  • 1. Perception Checking: "Bagaimana Bapak/Ibu, sudah paham tentang...?"
  • 2. Feeling Checking: "Sekarang perasaan Bapak/Ibu bagaimana?"
  • 3. Membuat Janji Temu: Menjadwalkan kontrol atau *follow-up* selanjutnya.
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.