Indikasi Pemeriksaan Khusus (VT & Inspekulo)
-
1. Indikasi VT (Vaginal Toucher) PoLiSi DiLeMA / Luas Panggul:
- TB pendek < 145 cm.
- Berapapun TB-nya, ketika usia kehamilan sudah 40 minggu tetapi kepala belum masuk PAP ( pintu atas panggul ).
-
2. Indikasi VT Kemajuan Persalinan (Dilatasi Serviks + Efacement + Hodge):
- Sudah ada tanda-tanda inpartu kala I dari ibu: kenceng-kenceng / HIS yang intens, ada rasa ingin mengejan yang kuat, *bloody show*, disusul inpartu kala II: perineum menonjol (pekjol), terasa tekanan pada anus (teknus), vulva mulai terbuka.
-
3. Indikasi Inspekulo:
- Akan mengambil sampel *fluor albus* (kasus IMS / Infeksi Menular Seksual).
- Akan melakukan aplikasi kertas lakmus pada cairan ketuban (kasus KPD).
- Kasus plasenta previa.
- Pemasangan IUD / *Aff* IUD (melepas IUD).
- Kasus KET (Kehamilan Ektopik Terganggu)
- Kasus abortus (iminens, insipien, inkomplit, komplit).
-
4. Indikasi VT Bimanual:
- KET (kehamilan ektopik terganggu)
- Abortus (iminens, insipien, inkomplit, komplit)
- PID (pelvic inflamatory disease seperti: servisitis, salpingitis).
- Masa organ reproduksi (kista ovarium, endometriosis, mioma uteri).
- *Fluor albus* abnormal (BV, Trichomoniasis, Candidiasis Vulvovaginalis).
Panduan Tatalaksana OSCE Kasus ANC Khusus
-
1. ANC Masalah Posisi Janin: Letak Lintang & Presentasi Bokong (Presbo):
- Anamnesis *sacred seven & fundamental four* + obstetri.
- Antropometri, KU, Kesadaran, TTV, Generalisata.
- TFU, Leopold, DJJ.
- Penunjang: Minta data USG. Jika tidak ada, sampaikan ke penguji di akhir untuk rujuk USG guna konfirmasi posisi janin.
- Diagnosis: Sesuai diagnosis obstetri lengkap + keterangan letak / presentasi (misal letak lintang).
- Edukasi: Hasil pemeriksaan, HPL, TBJ, edukasi posisi sujud ibu hamil, dan tanda bahaya dalam kehamilan.
-
2. ANC Posisi Normal / Kontrol Rutin (Trimester I & II):
- Anamnesis sacred seven + fundamental four + obstetri
- Antropometri, KU, Kesadaran, TTV, Generalisata
- TFU, Leopold, DJJ
- Penunjang (Sapu Bersih Aja): Sebutkan semua pemeriksaan lab:
- K1 (Trimester I): Triple Eliminasi (HIV, Sifilis, Hep. B), Goldar, Darah rutin.
- K5 (Trimester III): Protein urin, Glukosa urin, GDS, Darah rutin.
- Diagnosis: sesuai diagnosis obstetrics lengkap
- Edukasi: Hasil pemeriksaan, HPL, TBJ, dan tanda bahaya dalam kehamilan.
-
3. ANC Posisi Normal / Kontrol Rutin (Trimester III)
- Anamnesis sacred seven + fundamental four + obstetri
- Anamnesis **Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K)** (lihat tabel panduan).
- Antropometri, KU, Kesadaran, TTV, Generalisata
- TFU, Leopold, DJJ
- Diagnosis: sesuai diagnosis obstetrics lengkap
- Edukasi: Hasil pemeriksaan, HPL, TBJ, dan edukasi tanda-tanda inpartu.
ANC dengan Kasus Penyulit
-
4. Kasus CPD (Cephalopelvic Disproportion): (Skenario TB < 145 cm, UK 40 minggu).
- Anamnesis *sacred seven & fundamental four* + obstetri.
- Antropometri, KU, Kesadaran, TTV, Generalisata.
- TFU, Leopold, DJJ.
- Hasil VT PoLiSi DiLeMA menunjukkan panggul LUAS, namun Leopold IV konvergen. Masalah ada di bayi → dicurigai CPD.
- Penunjang (Sapu Bersih Aja): Sebutkan semua pemeriksaan lab:
- K1 (Trimester I): Triple Eliminasi (HIV, Sifilis, Hep. B), Goldar, Darah rutin.
- K5 (Trimester III): Protein urin, Glukosa urin, GDS, Darah rutin.
- Diagnosis: sesuai diagnosis obstetrics lengkap + dengan CPD
- Edukasi: Hasil pemeriksaan, HPL, TBJ, dan dan rujukan ke SpOG karena indikasi CPD dan kemungkinan besar tindakan SC.
-
5. Kasus Panggul Sempit: (Skenario TB < 145 cm).
- Anamnesis *sacred seven & fundamental four* + obstetri.
- Antropometri, KU, Kesadaran, TTV, Generalisata.
- TFU, Leopold, DJJ.
- Hasil VT PoLiSi DiLeMA menunjukkan panggul sempit.
- Penunjang (Sapu Bersih Aja): Sebutkan semua pemeriksaan lab:
- K1 (Trimester I): Triple Eliminasi (HIV, Sifilis, Hep. B), Goldar, Darah rutin.
- K5 (Trimester III): Protein urin, Glukosa urin, GDS, Darah rutin.
- Diagnosis: sesuai diagnosis obstetrics lengkap + dengan panggul sempit
- Edukasi: Hasil pemeriksaan, HPL, TBJ, dan rujukan ke SpOG karena panggul sempit, persalinan per vaginam tidak memungkinkan dan membutuhkan SC.
-
6. Kasus Plasenta Previa: (UK > 20 minggu, sering di akhir Trimester II/III).
- Anamnesis *sacred seven & fundamental four* + obstetri.
- Antropometri, KU, Kesadaran, TTV, Generalisata.
- TFU, Leopold, DJJ.
- Inspekulo: Hasil OUE membuka, tampak darah merah segar.
KONTRAINDIKASI MUTLAK: Dilarang melakukan VT! Jika melakukan VT pada kasus plasenta previa di OSCE, nilai pemeriksaan fisik langsung NOL.- Penunjang: Darah rutin, USG, CTG, Goldar.
- Diagnosis: sesuai diagnosis obstetrics lengkap + dengan plasenta previa
- DD: Solusio plasenta & vasa previa.
- Edukasi: Hasil pemeriksaan, HPL, TBJ, dan rujukan segera ke SpOG.
-
7. Kasus KPD (Ketuban Pecah Dini):
- Anamnesis *sacred seven & fundamental four* + obstetri.
- Antropometri, KU, Kesadaran, TTV, Generalisata.
- TFU, Leopold, DJJ.
- Lakukan pemeriksaan Inspekulo bersamaan dengan pemeriksaan kertas lakmus sebagai pemeriksaan penunjang (cairan ketuban mengubah kertas lakmus merah menjadi biru).
- Diagnosis: sesuai diagnosis obstetrics lengkap + dengan KPD
- Edukasi: Hasil pemeriksaan, HPL, TBJ, dan dan rujukan segera ke SpOG untuk terminasi kehamilan / segera dilahirkan karena risiko infeksi yang sangat tinggi pada KPD.
-
8. Kasus HEG (Hiperemesis Gravidarum):
- Anamnesis *sacred seven & fundamental four* + obstetri.
- Antropometri, KU, Kesadaran, TTV, Generalisata.
- TFU, Leopold, DJJ.
- Penunjang: Darah lengkap, elektrolit, fungsi ginjal, fungsi hati, USG.
- Diagnosis: Sesuai diagnosis obstetri lengkap + dengan Hiperemesis Gravidarum Grade ...
- DD: Mola hidatidosa, ulkus peptikum, gastritis akut.
- Tatalaksana: Rawat inap + infus kristaloid (NaCl/RL) + injeksi dimenhidrinat + injeksi Vit. B6 + Asam folat per oral.
- Edukasi: Hasil pemeriksaan, kondisi pasien, dan rencana rawat inap.
-
9. Kasus PEB (Preeklampsia Berat):
- Anamnesis *sacred seven & fundamental four* + obstetri.
- Antropometri, KU, Kesadaran, TTV, Generalisata.
- TFU, Leopold, DJJ.
- Penunjang: Urin rutin mikroskopis (protein) atau *dipstick* protein urin.
- Diagnosis: sesuai diagnosis obstetrics lengkap + dengan PEB
- Tatalaksana Non-Farmako: Pemasangan infus (dilakukan), kateter & oksigen (hanya disebutkan).
- Tatalaksana Farmako: Tulis resep, sebutkan cara pemberian MgSO4 (dosis inisial & rumatan), serta sebutkan syarat pemberian MgSO4.
- Edukasi: Hasil pemeriksaan, kondisi pasien, serta rencana rawat inap dan konsul SpOG.
Social Media